Wednesday, 23 May 2018

Cara Membudidayakan Mangifera Indica (Mangga)

Cara Membudidayakan Mangifera Indica (Mangga)

Buah mangga menurut literature berasal dari India, Srilanka, Pakistan, namun demikian bukan berarti di Indonesia tidak ada varietas asli mangga, menurut badan peneliti pengembangan pertanian, mangga asli Indonesia itu berasal dari Kalimantan, namanya kebenben atau kweni (Mangifera odorata). 
Cara Membudidayakan Mangifera Indica (Mangga)

Tanaman ini merupakan buah tropis yang biasa tumbuh baik di daerah beriklim kering, sekarang ini sentra produksi mangga ini dikenal diantaranya Indramayu, Cirebon, kemudian majalengka jawa barat, tegal kudus, pati, magelang, boyolali jawa tengah, pasuruan, probolinggo, nganjuk, pamekasan jawa timur, Yogyakarta, sumatera utara sumatera barat, Sulawesi selatan, Maluku, nusa tenggara barat, dan nusa tenggara timur. 

Varietas yang diunggulkan oleh menteri pertanian diantaranya adalah arumanis 143, golek 31, dan manalagi 69, ketiga varietas tersebut mampu menghasilkan buah daging yang tebal dan rasanya manis, mangga gadung, gedong dan durih termasuk varietas yang popular di masyarakat mempunyai mutu tinggi, daging tebal dan rasanya nikmat. 

Lingkungan yang cocok untuk bertanam mangga 

Kondisi lingkungan yang ideal bagi tanaman mangga adalah iklim yang agak kering dengan curah hujan 750 – 2000 mm, dengan 4 – 7 bulan kering, ketinggian < 300 mdpl, dan suhu rata-rata berkisar antara 25 derajat celcius sampai 32 derajat celcius, namun mangga dapat juga ditanam pada ketinggian hingga 1200 mdpl. 

Cara membudidayakan mangga. 

Kebutuhan pupuk 

Untuk mempercepat pertumbuhan tanaman muda dan mengganti hara yang terangkut panen dan pemulihan pohon tanaman yang sudah berproduksi diperlukan pupuk. 

Tanaman mangga muda lebih banyak membutuhkan pupuk P dengan perbandingan urea, SP – 36 dan KCL, adalah 4 : 12 : 3, sedangkan jumlah pupuk untuk tanaman berproduksi berkisar antara 3 – 8 % dari bobot buah yang dihasilkan, pupuk bisa diberikan dua kali setahun, masing-masing menjelang musim kemarau dan awal musim hujan, untuk lebih menariknya anda bisa simak tabel dibawah (Tabel). 

Pupuk organic berupa pupuk kandang atau kompos dibutuhkan pada saat tanam sebanyak 20 kg untuk setiap lubang tanam. 

Bagi anda yang ingin mengetahui cara membuat kompos bisa membaca pada link artikel dibawah ini. 


Tabel kebutuhan pupuk untuki pohon mangga

Umur tanaman (Tahun)
Tanaman muda/berproduksi Urea SP-36 KCL Waktu pemberian
0 - 1 Tanaman muda 200 g 600 g 150 g 3 kali
1 - 5 Tanaman muda 200 - 400 600 - 1200 150 - 300 3 kali
5 - 10 Mulai produksi s/d produksi 600 1800 450 2 kali
> 10 Tanaman produktif 800 2400 600 2 kali

Cara membuat lubang tanam untuk mangga 

1. Buat lubang tanah berukuran 50 cm x 50 cm x 60 cm dengan jarak 10 m x 12 m atau 12 m x 12 m 

2. Pisahkan tanah galian setiap kedalaman 10 cm atau 15 cm 

3. Biarkan lubang tanam terbuka selama lebih kurang 2 minggu, kemudian masukan 10 kg pupuk kandang yang sudah dicampur dengan tanah lapisan bawah. 

4. Sebelum bibit dimasukkan kedalam lubang tanam. Robek plastic polybag hati-hati agar tanah pembungkus akar tidak pecah. 

5. Masukkan bibit terpilih kedalam lubang tanam dan timbun dengan sisa tanah bagian atas sampai sebatas pangkal batang leher akar. 

Pemeliharaan 

1. Bibit yang baru tumbuh perlu dipelihara dengan menyiram tanaman sekali dalam dua hari apabila tidak turun hujan. 

2. Hama sering menyerang adalah penggerek batang dan kumbang, hama ini dapat diatasi dengan menyemprotkan insektisida sistemik atau insektisida kontak, dengan takaran sesuai yang dianjurkan, salah satu pestisida sistemik adalah furadan granul yang dapat dibenamkan didaerah perakaran tanaman. 

3. Penyakit yang biasa adalah blendok, mati pucuk, dan busuk buah, gunakan fungisida seperti benlate 0,3 % untuk memberantas penyakit. 

Pemilihan bibit 

Pilih bibit mangga yang berasal dari hasil okulasi, yang pertumbuhannya baik dan sudah siap tanam, tingginya minimal 75 cm, varietas unggul yang dapat dipilih adalah Arumanis, manalagi, golek, gadung, gedong gincu dan indramayu. 

Cara pemupukan dan penanaman pohon mangga 

a. Masukkan kedalam lubang tanam campuran 10 kg pupuk kandang dengan tanah bagian bawah, aduk sampai rata 

b. Campur 10 kg pupuk kandang dan 100 g urea, 300 g SP36 dan 100 g KCL, dengan tanah bagian atas aduk dengan merata 

c. Timbun tanah bagian bawah dengan tanah bagian atas yang telah dicampur pupuk, sampai setengah lubang tanam tertimbun tanah bagian atas dan bawah. 

Pemangkasan 

Agar tanaman dapat berbuah banyak, diperlukan pemangkasan cabang, pemangkasan dilakukan setelah bibit mencapai tinggi 1 m, dengan memotong batang persis dibawah titik tumbuh, pelihara 2 – 3 tunas yang tumbuh dari bekas pemangkasan dan apabila cabang baru telah terbentuk 1 m, dilakukan pemangkasan kembali, begitu seterusnya untuk memperoleh susunan 1 – 3 – 9 cabang. 

Masa panen 

Buah yang mempunyai pangkal buah membengkak dan berwarna kekuningan merupakan cirri buah yang sudah tua dan siap dipanen, dalam pemanenan harus hati-hati, jangan menjatuhkan buah, getahnya tidak boleh menetesi buah lainnya, dan jangan merusak pohon, buah yang akan dipasarkan dibersihkan dari jelaga, semut, kutu dan getah yang menempel agar telihat cantik dan menarik untuk dinikmati. 

Sumber : S Sutono., Balai penelitian tanah, badan penelitian dan pengembangan pertanian
Cara Membudidayakan Mangifera Indica (Mangga)
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan Artikel di atas? Silakan berlangganan artikel terbaru langsung via email.

Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

Kepada pembaca setia kami yang meninggalkan komentar dengan mencantumkan link aktif, tanpa mengurangi rasa hormat komentar anda akan kami delete.

Untuk menambahkan komentar anda harus menjadi anggota blog ini, isi formulir pendaftaran dibawah ini .
Daftar menjadi anggota

Jika ingin menambahkan komentar tapi tidak mau menjadi member blog, silahkan komentar menggunakan kolom komentar facebook.

Terima kasih atas atensi dan kesopanan anda.

Note: only a member of this blog may post a comment.

Member