Wednesday, 16 May 2018

Kesalahan Umum Bagi Penanam Cabe Pemula

Kesalahan Umum Bagi Penanam Cabe Pemula

Perhatikan ini baik-baik menurut saya tidak ada yang lebih berkuasa menumbuhkan apapun di alam semesta ini, tanpa seizin yang Maha Menumbuhkan, maka dari itu kita manusia sebagai hambanya, hanya bisa menunggu dan sabar menunggu hingga dia ditumbuhkan, ini harus kita perjelas agar penanam cabe pemula paham, ada proses yang harus dilalui untuk apapun yang ditanamkan. 

Bertanam cabe tidak semudah membeli cabe di pasar, jika ingin betul-betul serius banyak hal yang dipersiapkan, jika menanam cabe secara santai tidak terlalu mementingkan teknis pertanaman, maka tentu saja bertanam cabe semudah kentut di pagi hari. 

Kesalahan Umum Bagi Penanam Cabe Pemula
(Ilustrasi)
Tim kami dilapangan banyak sekali menemukan penanam cabe pemula ini, ada yang betul-betul dengan tekun mengeluarkan dana untuk memenuhi kesuburan dan keindahan cabenya, dan ada pula yang tidak ingin mengeluarkan dana banyak (Paling menekankan konsep kikir praktis), namun ingin mendapatkan hasil 10 kali lipat dari mereka yang menanam cabe dengan seirus. 

Bagi kami hal seperti diatas adalah petani cabe termalas dan terkikir yang ada di alam semesta, dan pelaku tanam caba-coba ini, paling banyak kami temukan pada kalangan remaja yang kebelet kawin dan pengen kaya mendadak dengan maksud bertanam cabe. 

Beberapa point dibawah ini barangkali bisa membagi anda termasuk penanam cabe yang seperti apa 

Pemikiran yang keliru tentang cabe 

1. Harga cabe itu bagus 

Bertanam cabe sering menggiurkan karena harganya yang termasuk bagus, padahal sebenarnya tidak demikian, bertanam cabe membutuhkan ketekunan, dan perlu diingat harga cabe yang bagus itu di pasaran adalah cabe yang buahnya sehat. 

Untuk mendapatkan buah cabe yang sehat ini saja, kita butuh strategi yang baik, tidak hanya asal semprot atau asal pupuk saja, karena yang harus dipertimbangkan adalah keseimbangan pupuk dan populasi alami di lingkungan tempat cabe tumbuh. 

2. Cabe bisa tumbuh di iklim apa saja 

Untuk anda yang percaya dengan point nomor 2 ini, dari sekarang saya mohon untuk menghapus pikiran seperti itu, cabe bukanlah tanaman yang bisa tumbuh di iklim dan cuaca apapun, kalau anda tidak percaya, cobalah tanam cabe di kutub utara atau selatan (dalam keadaan alami ya, bukan perlakuan di laboratorium), saya jamin tidak akan hidup. 

3. Cabe itu bisa dipanen dalam waktu singkat 

Jangan percaya, cabe tidak bisa dipanen dalam waktu yang sangat singkat, mulai dari biji cabe dimasukkan kedalam polibag, kita harus sabar menunggu tunasnya keluar, sekiranya tunas mudanya sudah keluar, maka kita butuh waktu menunggu ia tumbuh lebih baik lagi untuk kemudian dipindahkan ke media tanam. 

Pada point ini kami paling sering menemukan para penanam cabe pemula yang tidak sabar, belum lagi layak pindah bibitnya sudah diberi pupuk yang aduhai minta ampun banyaknya, hasilnya dua hari kemudian bibit cabe muda ini mati meragan. 

Pernah juga kami menemukan penanam cabe pemula yang tidak sabar, tanaman cabe yang sudah di pindahkan ke media tanah, di semprot dengan pupuk perangsang tumbuh, hasilnya kemudian cabe tumbuh terlalu tinggi, daunnya terlalu lebar (Hiperplasia), kemudian daun cabe tiba-tiba berkerut menghitam. 

Akibat tidak adanya kesabaran ini, akhirnya pertumbuhan cabe tidak normal, padahal jika cabe tumbuh dengan normal, hasilnya akan tampak lebih bagus. 

4. Cabe itu bisa dipasarkan dengan mudah 

Sekali lagi perlu saya ingatkan, untuk anda yang memang betul-betul pemula dalam bertani cabe, sebaiknya pemikiran seperti point 4 ini di singkirkan, mereka yang sudah karatan bertanam cabe saja membutuhkan strategi jitu untuk bisa memasarkan cabe dengan baik harga mahal dan menguntungkan. 

Minimal yang harus diperhitungkan adalah jumlah berat yang dihasilkan dari panen buah cabe, jika anda bertanam cabe hanya di dalam polibag, atau bertanam cabe di pekarangan rumah seluas 5 x 7 meter saja, sebaiknya mulai memikirkan berapa banyak nantinya buah yang dihasilkan. 

Pedagang pengumpul di pasaran, punya satuan tersendiri untuk membeli hasil panen dari petani cabe, pernah ada kami temukan pedagang pengumpul yang hanya membeli cabe petani jika berat total semua karung cabe mencapai 1 ton. 

Nah jika anda hanya bisa menghasilkan cabe sekitar satu atau dua kilo saja sekali panen, sebaiknya anda memikirkan pasar yang lebih strategis lagi, bisa jadi dengan anda sendiri yang menjadi penjualnya di pasar, atau dijualnya dengan dititip di warung tetangga. 

Sebenarnya masih banyak lagi kesalahan umum bagi penanam cabe pemula, namun yang paling penting sekali untuk di garis bawahi adalah; menanam cabe itu butuh kesabaran, jika ingin hasilnya bagus.
Kesalahan Umum Bagi Penanam Cabe Pemula
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan Artikel di atas? Silakan berlangganan artikel terbaru langsung via email.

Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

Kepada pembaca setia kami yang meninggalkan komentar dengan mencantumkan link aktif, tanpa mengurangi rasa hormat komentar anda akan kami delete.

Untuk menambahkan komentar anda harus menjadi anggota blog ini, isi formulir pendaftaran dibawah ini .
Daftar menjadi anggota

Jika ingin menambahkan komentar tapi tidak mau menjadi member blog, silahkan komentar menggunakan kolom komentar facebook.

Terima kasih atas atensi dan kesopanan anda.

Note: only a member of this blog may post a comment.

Member