Saturday, 2 June 2018

Membudidayakan Labu Siam

Membudidayakan Labu Siam

Labu siam (Sechium edule) termasuk dalam keluarga cucurbitaceae dengan cirri batang penunjang menjalar, mengandung air dan lunak, labu siam memiliki warna buah yang beragam antara lain kuning, hijau muda dan hijau tua, buah labu siam banyak mengandung pati. 

Persyaratan tumbuh labu siam 

Tanaman labu siam tumbuh baik di dataran tinggi dengan ketinggian 900-1100 mdpl, suhu yang baik untuk pertumbuhannya ialah 21-29 derajat celcius pada siang hari dan 15-20 derajat celcius pada malam hari, tanaman labu siam memerlukan tanah yang gembur, berpasir, subur dan banyak mengandung humus. 

Budidaya labu siam 

Membudidayakan Labu Siam

Persiapan bibit 

Labu siam diperbanyak dengan menggunakan labu yang sudah tua, buah yang akan dijadikan bibit terlebih dahulu disimpan di tempat yang lembab, apabila tunas telah tumbuh kurang lebih 30 cm baru dipindahkan kelapangan. 

Persiapan lahan 

Labu siam ditanam dengan menggunakan para-para, tinggi para-para sekitar 220 cm dan dengan tiang pancang setiap 3 m x 5 m, bagian atas memakai anyaman bamboo, panjang dan lebarnya disesuaikan dengan keadaan lahan serta jumlah tanaman yang ditanam. 
Membudidayakan Labu Siam

Penanaman dilakukan dengan cara membuat lubang tanah berukuran 40 cm x 40 cm dengan kedalaman 20 cm, jarak antar lubang 3 m dan antar baris 5 m, kerapatan tanamn antara 1200 – 1500 tanaman perhektar. 

Pemupukan 

Pupuk yang diperlukan terdiri atas pupuk kandang dan pupuk buatan, pupuk kandang diaplikasikan sebanyak 5 kg/lubang, dan pupuk buatan (NPK 15:15:15) sebanyak 50 g/lubang, yang diberikan pada awal pertumbuhan dengan cara dibenamkan dekat batang labu siam, pemupukan susulan dilakukan dengan melarutkan pupuk NPK sebanyak 10 g/liter air yang diberikan sesuai dengan kebutuhan. 

Pemeliharaan tanaman 

Pemeliharaan yang diperlukan antara lain memangkas daun yang sudah tua, dan mengurangi daun apabila daun terlalu lebat. 

Panen dan pascapanen 
Membudidayakan Labu Siam

Tanaman mulai berbunga pada umur 3-5 bulan setelah tanam, buah dipanen setelah berumur 3 bulan, kemudian panen berikutnya dilakukan satu minggu sekali, tanaman labu siam biasanya produktif selama 3-4 tahun, setelah itu dilakukan peremajaan dengan menanam tanaman baru untuk menjaga produktifitas, satu tanaman dapat menghasilkan sebanyak 500 buah, produksi labu siam dapat mencapai 8 – 10 ton/tahun. 

Pemanenan dilakukan dengan menggunakan pisau, tetapi harus dilakukan dengan hati –hati agar tidak melukai kulit buahnya yang halus dan mudah lecet.
Membudidayakan Labu Siam
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan Artikel di atas? Silakan berlangganan artikel terbaru langsung via email.

Komentar Facebook
0 Komentar Blogger

Kepada pembaca setia kami yang meninggalkan komentar dengan mencantumkan link aktif, tanpa mengurangi rasa hormat komentar anda akan kami delete.

Untuk menambahkan komentar anda harus menjadi anggota blog ini, isi formulir pendaftaran dibawah ini .
Daftar menjadi anggota

Jika ingin menambahkan komentar tapi tidak mau menjadi member blog, silahkan komentar menggunakan kolom komentar facebook.

Terima kasih atas atensi dan kesopanan anda.

Note: only a member of this blog may post a comment.

Member